P2M 2018!

Hai hai  minna san! Kembali lagi nih sama tim media kreasi!
Tak terasa waktu kian lama kian berlalu. Saat ini kita telah memasuki awal semester yang baru di tahun yang baru pula. Memasuki tahun yang baru ini mahasiswa pendidikan bahasa jepang mengadakan kegiatan tahunan berupa pengabdian pada masyarakat atau yang biasa disebut P2M. penasaran kan gimana keseruan selama kegiatan P2M berlangsung, kuy ah disimak!

Minggu, 14 januari 2018

Waktu mulai menunjukan pukul 06.00 WIB, beberapa panitia P2M nampak mulai berdatangan ke gedung FPBS UPI  untuk melakukan briefing. Terlihat pula sebagian peserta yang mulai berdatangan. Beberapa orang terlihat sibuk menggendong tas dan menenteng barang bawaan yang cukup berat. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk ikut serta dalam kegiatan tahunan yang telah lama ditunggu-tunggu. Kurang lebih setengah jam melakukan briefing, panitia dan peserta segera bergegas memindahkan barang-barang bawaan mereka ke dalam mobil ranger yang akan menjadi kendaraan untuk menuju tempat tujuan. Jadwal keberangkatan sempat tertunda beberapa menit dikarenakan berbagai hal. Selain menggunakan ranger, sebagian panitia juga menggunakan motor untuk mencapai tempat tujuan. Sekitar pukul 07.30 kami mulai bergegas meninggalkan area UPI menuju desa tempat kegiatan akan berlangsung nantinya.

Neglawangi, itulah nama desa tempat kegiatan P2M berlangsung. Terletak di daerah perkebunan teh yang berada di wilayah Kabupaten Bandung. Perjalanan dari UPI menuju neglawangi memakan waktu sekitar 4 jam. Perjalanan panjang yang cukup melelahkan memang. Sesekali kami beristirahat dalam perjalanan.  Cuaca kala itu cukup mendukung, tidak hujan dan tidak terlalu terik. Seolah semesta meridhoi kami untuk melakukan perjalanan kala itu.

Selama perjalanan, kami disuguhi pemandangan yang sangat indah yang jarang kami temukan di daerah perkotaan. Hamparan kebun teh yang luas seakan menyambut kami ketika memasuki kawasan yang berjarak beberapa kilometer dari desa neglawangi. Udara pun terasa jauh lebih segar. Penat selama perjalanan seketika terasa hilang begitu kami melihat keindahan alam yang ada.

Kurang lebih satu jam sebelum adzan dzuhur berkumandang, rombongan panitia dan peserta P2M telah tiba di lokasi. Setibanya di lokasi kami langsung bersiap menuju homestay masing-masing. Satu homestay kurang lebih berisi tiga sampai empat orang yang masing masing terdiri dari panitia dan peserta. Tak banyak kegiatan yang kami lakukan di hari pertama kegiatan P2M ini. Hanya ada beberapa kegiatan bebas yang dilakukan serta mengenal lebih dekat bapak dan ibu homestay masing-masing.malam hari, kami mengadakan briefing untuk mengajar di keesokan harinya.

IMG_8965   HS 19 21 (2)

Senin, 15 januari – Sabtu, 20 januari 2018

Pagi kembali datang. Kabut masih menyelimuti desa neglawangi. Hawa dingin terasa menusuk tulang saat kami bergegas menuju posko P2M untuk melaksanakan briefing pagi. Udara pagi yang cukup dingin tak menjadi halangan kami untuk dapat datang tepat waktu dalam menghadiri briefing pagi. Hari kedua kegiatan P2M ini diisi dengan beberapa kegiatan belajar mengajar. Selain itu, kami pun melakukan kegiatan upacara pagi sebelum memulai mengajar. Banyak hal yang dapat kami pelajari di hari kedua P2M ini. Selain kami dituntut untuk bisa mengajar dihadapan anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), kami pun akhirnya mengetahui bagaimana sulitnya menjadi seorang pengajar. Hal itu membuat kami sadar bahwa betapa mulianya profesi seorang guru.

IMG_7107 DSC09651

Usai mengajar secara formal di SD dan SMP, siang harinya kami berkesempatan untuk mengajarkan bahasa jepang kepada beberapa murid SD dan SMP yang berada di neglawangi. Meskipun hanya beberapa orang murid yang menghadiri kegiatan tersebut, namun mereka nampak antusias dalam mempelajari bahasa jepang. Sore hari, kami memiliki waktu untuk bebas berkegiatan. Beberapa diantara kami memilih untuk bersosialisasi agar merasa lebih dekat dengan warga dan anak-anak desa neglawangi. Rasanya senang sekali bisa bermain bersama dengan anak-anak desa disana. Tak jarang kami dibuat tertawa karena tingkah lucu anak-anak tersebut. Beberapa diantara kami juga memilih untuk bermain di atas bukit yang terletak tak jauh dari posko. Dari bukit tersebut nampak jelas hamparan kebun teh yang sangat luas juga langit biru yang membentang indah. Jauh lebih indah dari apa yang kami lihat dalam perjalanan. Membuat siapapun ingin berlama-lama berada disana. Menikmati keindahan alam yang disuguhkan desa neglawangi sembari berfoto ria.

IMG_9263   IMG_9272

Di hari-hari berikutnya kami melakukan kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan hari sebelumnya. Selain mengajar, kami juga melakukan berbagai macam rangkaian kegiatan seperti berolahraga bersama warga, lomba tujuh belasan, lomba pendidikan, jumsih, bazzar dan di hari terakhir kami mengadakan pentas seni. Kami juga berkesmpatan untuk mengikuti kegiatan warga berkebun atau melakukan pekerjaan lainnya. Meskipun cuaca tak selalu cerah, namun seluruh rangkaian kegiatan berjalan cukup lancar.

IMG_9348  IMG_9333

Warga dan anak-anak desa neglawangi nampak sangat antusias dalam menjalankan kegiatan P2M.  Di hari kelima saat kegiatan lomba pendidikan berlangsung, anak-anak SD sangat bersemagat mengikuti acara tersebut. Sejak pagi mereka telah bersiap di sekolah demi mengikuti lomba yang panitia adakan.  Begitu pula saat berolahraga, meski saat itu cuaca kurang mendukung namun semangat anak-anak dan warga desa neglawangi seakan tak pernah luntur. Sehingga membuat kami para panitia dan peserta juga bersemangat. Di hari jum’at kami melakukan kegiatan jum’at bersih (jumsih). Jumsih dilakukan di beberapa lokasi di desa neglawangi. Jum’at sore kami mengadakan bazzar yang menjual pakaian-pakaian dengan harga murah. Meskipun tak terlalu banyak warga yang datang dikarenakan memang saat itu hujan, namun pakaian-pakaian yang dijual tak banyak tersisa.

IMG_0049  HS 1

Malam harinya, kami mengadakan acara semacam pentas seni yang ditampilkan oleh murid-murid SD dan SMP neglawangi. Banyak warga berdatangan demi melihat acara tersebut. Acara tersebut juga merupakan acara puncak dari rangkaian acara P2M. Hujan yang turun membasahi desa neglawangi tak menjadi alasan warga untuk melewatkan acara malam itu. Beberapa warga bahkan rela membawa selimut demi menonton acara. Baik panitia, peserta, maupun warga terlarut dalam acara inaugurasi. Penampilan lucu dan menggemaskan yang  ditampilkan oleh anak-anak SD neglawangi membuat penonton merasa terhibur. Kehangatan pun tercipta ditengah dinginnya cuaca malam itu. Sekitar pukul 23.00 rangkaian acara selesai. Panitia dan peserta bergegas untuk beristirahat begitupun warga.

DSC00156  DSC00183

Esoknya, tiba saatnya kami untuk kembali pulang. Banyak hal yang telah kami dapatkan selama satu minggu berada di desa neglawangi. Berat rasanya untuk meninggalkan warga dan anak-anak desa neglawangi. Meski begitu kami merasa senang karena dapat berbagi ilmu dan pengalaman pada warga disana. Selain itu, kami juga dapat lebih mengenal satu sama lain.

IMG_9562   dsc09840.jpg

Terimakasih neglawangi, telah mengajarkan kami banyak hal tentang hidup bermasyarakat. Terimakasih, telah mengajarkan kami untuk lebih peduli satu sama lain. Dan terimakasih karena telah mengajarkan kami untuk tetap mensyukuri nikmat yang telah Tuhan berikan. Semoga kami bisa mengunjungimu kembali, neglawangi.
Neglawangi, desa yang dingin namun tetap terasa hangat berkat keramahan warganya.

IMG_9513  dsc01227.jpg

Ini nih taggapan ketua pelaksana tentang kegiatan P2M. Eh sebelumnya kenalan dulu yuk sama ketua pelaksananya!

495472
Nama : Raja Nanda Ramadhani
Angkatan : 2015
Bidang : Soskom

  • Bagaimana kesan selama menjadi SC P2M?

Capek, karena ternyata ngurus acara yang jangka waktunya cukup panjang itu susah. Apalagi soal perizinan. Seneng pas hari H soalnya kerjaannya Cuma ngawas. Gak senengnya karena jadi SC jadinya ngerasa kurang interaksi sama warga dan gak bisa ngerasain tinggal di homestay lagi.

  • Apa keluh kesah selama kegiatan P2M berlangsung?

Perizinannya banyak kendala. Kerena kita acaranya di awal tahun jadi agak susah izinnya. Terus banyak masalah di tiap divisi nya, dari mulai anggota divisi beberapa ada yang kurang maksimal kerjanya, juga banyak detail kecil divisi yang kelupaan.

  • Hal tersulit apa yang dialami selama P2M? bagaimana solusinya?

Susah buat menangani semua divisi. Saya berpikir bahwa masing-masing SC hanya menangani divisi yang jadi tanggung jawabnya aja, tapi ternyata enggak. Semua SC harus tau kondisi tiap divisi nya gimana, harus banyak kordinasi terus harus selalu ingetin hal-hal kecil yang kadang terlupa.

Solusinya lebih banyak kordinasi.

  • Bagaimana respon warga desa neglawangi terkait kegiatan P2M?

Alhamdulillah responnya positif. Dari awal survey pun mereka menyambut kita dengan baik bahkan mempersilahkan kita buat nginep. Mereka juga banyak mengandalkan mahasiswa untuk turut serta membangun desa mereka biar lebih baik, untuk berbagi pengalaman ke anak-anak desa tersebut. Mereka juga seperti menganggap kita anak sendiri.

  • Apa pesan untuk SC selanjutnya?

Jangan lupa kordinasi. Survey tempat harus dari jauh-jauh hari. Gak usah cari desa yang jauh, coba liat lingkungan sekitar dulu. Kalau ada yang dikira cocok buat jadi tempat P2M meskipun jaraknya deket gak masalah.

  • Hal apa yang masih dirasa kurang selama kegiatan P2M berlangsung?

Banyak sih, tapi yang paling dirasa kurang yaitu minat mengajar peserta dan panitia. Karena ada beberapa peserta dan panitia yang niat ikut P2M nya untuk liburan jadi ada yang menganggap ngajar itu beban. Tapi banyak juga sih yang ternyata seneng bisa punya pengalaman mengajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s